Makanan Penambah Imun Covid 19

zat gizi mikro adalah vitamin & mineral. Menurut Sunita Almatsier (2009: 151) vitamin adalah zat-zat organik kompleks yg diperlukan pada jumlah sangat kecil dan pada umumnya nir dapat dibentuk oleh tubuh. Oleh karenanya, harus didatangkan menurut makanan. Vitamin termasuk grup zat pengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan. Fungsi utama vitamin adalah mengatur proses metabolisme protein, lemak, & karbohidrat. Menurut Risqie Auliana (2001: 29) mineral merupakan senyawa organik yg memiliki peranan penting dalam tubuh. Unsur-unsur mineral merupakan karbon (C), hydrogen (H), oksigen (O), & nitrogen (N), selain itu mineral juga mempunyai unsur kimia lainnya, yaitu kalsium (Ca), Klorida (CO), besi (Fe), magnesium (Mg), fosfor (P), kalium (K), natrium (Na), sulfur (S). Tubuh manusia tidak dapat  21 mensintesa mineral, sebagai akibatnya harus memperoleh berdasarkan makanan. Mineral dibutuhkan tubuh menjadi zat pembangun & zat pelindung. Banyak masih ada pada lauk pauk atau sayuran, misalnya Fe (zat besi) terdapat pada bayam, kangkung, & katuk, telur & sayuran hijau lainnya. Beberapa mineral pula berfungsi sebagai ko-enzim & antioksidan. Peran vitamin & mineral menjadi antioksidan inilah yg membuat vitamin & mineral bisa memperkuat sistem daya tahan tubuh manusia (sistem imun). Beberapa model Zat gizi mikro  adalah vitamin A, vitamin E, vitamin C, Selenium, Zinc dan Besi peranannya pada sistem imun manusia. Sistem imun (immune system) atau system kekebalan tubuh merupakan kemampuan tubuh buat melawan infeksi, meniadakan kerja toksin dan faktor virulen lainnya yang bersifat antigenik dan imunogenik. Antigen sendiri adalah suatu bahan atau senyawa yang bisa merangsang pembentukan antibodi. Antigen dapat berupa protein, lemak, polisakarida, asam nukleat, lipopolisakarida, lipoprotein & lain-lain. Vitamin A mempunyai peranan penting di dalam pemeliharaan sel epitel. Imunitas non-khusus melibatkan pertahanan fisik misalnya kulit, selaput lendir, silia saluran nafas. 16,17 Hasil penelitian mengungkapkan bahwa anak-anak kekurangan vitamin A berisiko menderita penyakit saluran pernafasan & mengalami keparahan penyakit diare. Vitamin A juga memiliki peranan pada selsel mukosa saluran cerna. Contoh : wortel, kentang, bayam, papaya, telur, keju, hati, & minyak ikan kod.

Peranan akbar vitamin E menjadi antioksidan lebih disebabkan karenPeranan akbar vitamin E sebagai antioksidan lebih disebabkan lantaran vitamin E mempunyai cincin fenol yang sanggup menaruh ion hidrogennya pada radikal bebas  contoh : telur, susu, kacang-kacangan, alpukat, & buah kiwi. Winarsi 2007, melaporkan bahwa vitamin C mempertinggi fungsi imun menggunakan menstimulasi produksi interferon (protein yang melindungi sel dari serangan virus). Interferon adalah keliru satu sitokin yg didapatkan lantaran adanya komunikasi sel yg baik & buat menjaga komunikasi tadi permanen baik maka dibutuhkan sel imun yg sehat menggunakan membran sel yg utuh. Penelitian buat menguji peranan vitamin C terhadap terjadinya infeksi sudah dilakukan oleh Peter27, pada penelitian tadi memperlihatkan bahwa anugerah vitamin C dengan takaran 600 mg/hari bisa menurunkan infeksi. Sementara itu output penelitian lain menyatakan bahwa bahwa konsumsi vitamin C 500-1000 mg/hari bisa menaruh efek antioksidan yang optimal.contoh : cabe, paprika merah hijau, papaya, brokoli, mangga, kangkung, strauberi, kembang Kolonel, kubis, nanas, kiwi.

dalam beberapa literatur bahwa selenium bekerjasama menggunakan vitamin E dan berperan sebagai antioksidan. Kerjasama tadi terjadi lantaran vitamin E menjaga membran sel menurut radikal bebas dengan melepas ion hidrogennya, sedangkan selenium berperan pada memecah peroksida menjadi ikatan yg nir reaktif sehingga tidak menghambat asam lemak nir jenuh yg poly masih ada dalam membran, membantu mempertahankan integritas membran & melindungi DNA menurut kerusakan. Contoh : makanan bahari & organdalam merupakan sumber kuliner yg kaya akan selenium. Selain itu, daging, biji-bijian, produk olahan susu, dan telur pula merupakansumber selenium yg baik. Sumber selenium terbanyak merupakan kacang Brazil

Peran zinc di pada fungsi imunitas diantaranya di pada fungsi sel T & dalam pembentukan antibodi sang sel B, serta pertahanan non spesifik. Zinc juga diperlukan didalam kegiatan enzim SOD (superoksida dismutase) yg mempunyai peran penting pada sistem pertahanan tubuh, terutama terhadap aktivitas senyawa oksigen reaktif yg dapat mengakibatkan stress oksidatif . Peran lain dari zinc merupakan buat sintesa protein. Protein adalah komponen terbesar pada pembentukan antibodi, maka berdasarkan itu eksistensi zinc sangat terkait dengan system imun humora.contoh : daging, lobster, susu, telur, ayam, yogurt, coklat hitam.zat besi pula berperan dalam imunitas & pembentukan sel-sel limfosit. Disamping itu 2 protein pengikat besi yaitu transferin dan laktoferin dapat mencegah terjadinya infeksi menggunakan cara memisahkan besi menurut mikroorganisme, karena besi diharapkan sang mikroorganisme buat berkembang biak. Kekurangan besi akan berdampak dalam reaksi imunitas berupa aktivitas neutrofil yg menurun, dan menjadi konsekuensinya kemampuan buat membunuh bakteri intraseluler secara konkret menjadi terganggu.contoh : daging merah, kacang2an, bayam, kuning telur, biji2an.

Jadi kesimpulannya merupakan Kecukupan zat gizi terutama vitamin dan mineral sangat dibutuhkan pada mempertahankan sistem kekebalan tubuh yang optimal. Lantaran sebagian akbar vitamin & semua mineral nir dapat disintesa sang tubuh, maka konsumsi makanan yg beragam & seimbang sangat dibutuhkan utamanya asal vitamin mineral misalnya buah, sayuran & pangan hewani. Beberapa vitamin & mineral memiliki kiprah sebagai antioksidan yang sangat menghipnotis kualitas hayati manusia antara lain adalah vitamin A, vitamin E, vitamin C, selenium, zat besi dan zinc. Zat gizi ini diharapkan pada sistem pertahanan tubuh karena kiprahnya sebagai zat gizi antioksidan.

#VIRUSCORANA #MAKANANPENAMBAHIMUN #CORONA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *